Minggu, 21 Februari 2010

aku dan ...

biar berpacu pada pola yang sudah ada, tinggal melangkah dan mengikuti arus yang mengalir, saling menyokong dan menatap lurus, bukan menunduk

tidak ada gerah yang tiba - tiba datang dan menyangkut tenggorokan dengan cekatnya, capek, pasti akan datang pasti akan singgah, berjalan pelan - pelan, dengan lirik - melirik, mencari celah untuk masuk
tenang, kalau kita rekat, semua pasti tersekat
tertutup rapat memang berat, bukan tidak mungkin masuk, tapi berusaha menambalnya saat lubang itu membesar, bukan masalah kan ?
tapi bukan tidak mungkin kalau berharap lubang itu tidak pernah ada..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar